Senin, 17 Desember 2012

IBU KECACATANKU TAK MEMBAWA PETAKA UNTUKMU

Aku terlahir pada tahun 1994 , aku berasa dari Sulawsi selatan tepatnya di Makassar .

kuterbangun dari tidurku , ku buka jendela kamarku matahari sudah menampakkan diri menyapaku . setelah mandi dan sebagainya aku siap untuk berangkat ke sekolah , saat ku menuruni tangga ku lihat 2 saudara kandungku sedang makan besama mamaku , aku 3 bersaudara, yang pertama bernama 'ANANDA VALLERINA HUBARAT' yang kedua bernama 'REVAN ADRIAN HUBARAT' anak yang terakir adalah aku sendiri 'LADY INTANIA HUBARAT' . nama 'HUBARAT' sendiri berasal dari nama ayahku 'ALVARO ALDI HUBARAT' . ku lihat ayahku sedang menata beberapa map yang kan dia bawa untuk pergi ke luar pulau urusan pekerjaan "ayah mau pergi lagi ya" ucapku dengan menggunakan bahasa isyarat "iyaa sayang , hati-hati ya dirumah" balas ayahku dengan bahasa isyarat juga. Dari lahir aku tidak bisa mendengar dan berbicara inilah yang dinamakan tuna rungu . Hari ini aku brangkat skolah nga Pak ahmat supir pribadi ayahku ia tidak pernah berbicradenganku , dia memang tak bisa mnggunakan bahasa isyarat , jika dia ingin berbicara denganku dia biasa mnuliskan lewat kertas kecil .

aku punya sahabat bernama Nasya dia sangat baikkepadaku meski kenyataannya aku adalah seorang penyandang cacat 3 tahun sudah aku sekolah disini semenjak aku pindh dari sekolah Tunas Mahardika kepala sekolahku memindahkanku bukan tanpa sebab dia bilang kepada ayahku aku mempunyai otak diatas anak normal , aku amat tanggap mengenai pelajaran terutama yang berurusan dengan hitung menghitung

to be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar